Teknik Meningkatkan Omzet Perusahaan dengan Content Marketing

Tingginya penggunaan internet saat ini membuat banyak hal dilakukan secara digital, termasuk pemasaran sebuah produk. Salah satu  jenis digital marketing yang cukup penting dan menjadi tren saat ini adalah content marketing.

Apa Itu Content Marketing?

Content marketing adalah teknik atau strategi pemasaran yang difokuskan pada pembuatan dan pendistribusian konten yang berkualitas, relevan, dan bermanfaat bagi konsumen sehingga menghasilkan tindakan yang mendatangkan profit pada bisnis Anda. Teknik ini terbukti lebih menarik bagi konsumen daripada hard selling.

Manfaat Content Marketing untuk Bisnis

Content marketing merupakan strategi pemasaran yang jauh lebih efektif daripada cara konvensional. Dengan biaya 62% lebih hemat, content marketing mampu mendatangkan jumlah leads (orang yang menunjukkan minat untuk membeli) 3 kali lebih banyak.

Selain efektif, content marketing juga memberikan banyak manfaat bagi bisnis Anda, yaitu:

Teknik Melejitkan Omzet dengan Content Marketing

Content marketing tentu sangat berbeda dengan pemasaran konvensional. Agar content marketing mampu mendongkrak omzet yang artinya juga meningkatkan profit, lakukan 7 teknik berikut ini.

1. Menetapkan Tujuan Setiap Konten

Menetapkan tujuan sangat penting karena akan menentukan hal-hal yang akan dimasukkan dalam konten. Ada tiga tujuan utama pembuatan konten, yaitu mendatangkan pengunjung website, meningkatkan kepercayaan terhadap produk, dan meningkatkan penjualan.

Hindari menggabungkan ketiga tujuan tersebut dalam satu konten. Buatlah konten terpisah sehingga isinya bervariasi dan audiens juga tidak akan merasa bosan membacanya.

2. Menentukan Target Pasar

Tentukan target pasar yang tepat agar produk Anda lebih mudah diterima. Jika target pasar sudah tepat, buatlah konten yang relevan dan menarik pengunjung website sehingga akhirnya mereka memutuskan membeli produk Anda.

3. Memetakan Topik Konten

Memetakan topik konten bertujuan agar pembahasan di dalam website Anda tetap terarah. Pemetaan konten juga berguna untuk mempermudah Anda melakukan optimasi SEO pada kata kunci tertentu, baik kata kunci utama maupun turunan. 

Setelah memetakan topik, atur komposisi jumlah konten berdasarkan isinya. Konten yang berisi pengenalan produk harus dibuat paling banyak, disusul konten branding, barulah konten penjualan.

4. Menentukan Jenis Konten

Selain isi, cara penyajian konten pun harus dibuat semenarik mungkin sehingga memengaruhi konsumen. Anda bisa memilih salah satu atau beberapa jenis konten berikut ini.

5. Memanfaatkan Content Management System

Untuk mempermudah pekerjaan, manfaatkan  aplikasi Content Management System (CMS) untuk mendukung pembuatan dan modifikasi konten digital. Aplikasi ini memiliki fitur pembuatan, penulisan, dan analisis konten.

Anda juga bisa memanfaatkan jasa digital assistant seperti terainteractive.com untuk membantu membuat, mengelola, dan mengiklankan bisnis Anda. Selain jasa pengelolaan digital marketing, Anda juga bisa mendapatkan pelatihan dari tim expert yang sudah berpengalaman.

6. Mendistribusikan Konten

Agar bisa sampai kepada audiens yang tepat, Anda harus mendistribusikan konten yang sudah dibuat dengan cara membagikannya melalui media sosial atau email list building.

7. Melakukan Evaluasi Konten

Jika konten yang Anda buat sudah cukup banyak, lakukan evaluasi dengan cara me-review dan menganalisis pengaruh konten terhadap peningkatan brand awareness, pengunjung website, dan penjualan. Jika perlu, pasanglah Google Analytics untuk mengukur performa website dan konten Anda.

Mengelola content marketing memang tidak mudah. Namun, jika dilakukan secara konsisten dan dengan teknik yang tepat, Anda akan merasakan hasilnya. Omzet perusahaan yang meningkat drastis bukanlah hal yang tidak mungkin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *